Penerapan dan fungsi Anyaman

Motif anyaman pada umumnya digunakan dalam barang sehari-hari, seperti aseupan  (pengukus nasi), boboko (tempat nasi), besek (kemasan hantaran), hihid (kipas),  samak (tikar), keranjang, anyaman jenis ini merupakan anyaman halus dan motifnya lebih terlihat, selain itu ada pula anyaman yang dijadikan sebagai bahan arsitektur pembuatan rumah, kandang, keramba, bubu (perangkap ikan), dan anyaman jenis ini disebut anyaman kasar.  Meskipun sulit untuk ditelaah motif anyaman mungkin memiliki fungsi yang sangat menarik untuk dikaji, seperti dalam bilik (dinding rumah), menggunakan anyaman yang tidak sembarang, biasanya untuk dinding rumah menggunakan anyaman dasar sasag  hal ini selain karakteristiknya mudah dibuat, kuat, lubang antara bilah bambu dapat diatur dengan mudah sehingga ventilasi dapat diatur dan udara dapat masuk dengan baik selain itu juga ada yang menggunakan motif mata itik untuk menambah kesan artistik bilik rumah. Anyaman untuk kebutuhan sehari-hari seperti boboko  (tempat nasi) menggunakan anyaman sasag ganda atau yang lebih dikenal dengan nama motif kepang, hal ini dikarenakan motif ini lebih rapat dan dan dapat membuat nasi dalam keadaan panas lebih lama.

 

Recent Posts :

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 35 other followers

%d bloggers like this: