Sejarah Bordir dan Perkembangannya

Seni hiasan bordir telah di temukan sejak dahulu kala. Hiasan ini pertama kali muncul di Byzantium tahun 330 sesudah masehi. Sekarang, kita dapat menemukannya di berbagai tempat dengan kekhasannya sendiri. Definisi bordir menurut Kamus Lengkap Bahasa Indonesia adalah hiasan rajutan benang pada kain.
Terdapat beberapa alat yang di gunakan untuk membuat hiasan bordir. Selain benang dan jarum, alat lain yang di gunakan adalah mesin jahit dan pamidangan kemudian di kenal dengan adanya mesin juki. Seiring perkembangan teknologi, sekarang terdapat mesin bordir yang menggunakan teknologi komputer.
Tasikmalaya merupakan salah satu daerah sentra industri hiasan bordir. Industri ini juga dijadikan sebagai produk unggulan. Industri bordir telah berkembang cukup lama di Tasikmalaya. Hiasan bordir yang terdapat di Tasikmalaya adalah serapan dari kebudayaan Cina. Motif khas bordir Tasikmalaya adalah motif bunga-bunga yang di aplikasikan misalnya pada Kerudung, Kebaya, Mukena, Tunik, Selendang dan lain lain.
Industri bordir berkembang cukup pesat di Tasikmalaya dan industri ini menyerap tenaga kerja yang cukup banyak khususnya kaum perempuan. Daerah yang di kenal sebagai sentra industri bordir terdapat di Kecamatan Kawalu yaitu Desa Tanjung, Talagasari, Kersamanah dan Karikil. Selain itu, terdapat juga di Kecamatan Cibeureum yakni di Desa Mulyasari.

Menurut Data Pemerintah Kota Tasikmalaya, terdapat 1.123 unit usaha dan jumlah tenaga kerja sebanyak 10.713 orang. Dengan adanya dukungan Pemerintah Kota Tasikmalaya, para pengusaha bordir mendapatkan lokasi di Pasar Tanah Abang sebagai pusat penjualan bordir asal Tasikmalaya tepatnya di blok F2 lantai 5. Selain itu pula, pemasaran tidak terbatas hanya di Pasar Tanah Abang tetapi juga ke Pasar Tegal Gubug Cirebon, Pasar Turi Surabaya, Pasar Klewer Solo, Pulau Batam, Makasar, Pontianak dan lain-lain.
Selain pasar Nasional, Bordir Tasikmalaya juga telah menembus pasar internasional. Di antaranya telah di ekspor ke Malaysia, Brunei Darussalam, Saudi Arabia, Singapura dan Afrika. Di perlukan adanya dukungan berbagai pihak sehingga Bordir Tasikmalaya bisa menembus pasar yang lebih luas lagi di tingkat internasional. Dan para pengrajin bordir sendiri harus terus menciptakan dan meningkatkan kreativitas dalam menciptakan kreasi hiasan bordir sehingga dapat menarik minat pasar.

diolah dari berbagai sumber

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: